BERITA

Selamat Hari Bumi 2017 Selamat Menikmati Bencana

Awal mulanya sebagian besar gunung dibentuk oleh batuan kemudian karena iklim dan POHON, batu berubah jadi tanah. Awalnya pohon berukuran kecil dan terus berusaha mencari nutrisi dari tanah lewat akar. Ujung ujung akar mengeluarkan enzim untuk melapukkan batuan. Seiring dengan berjalannya waktu pohon bertambah besar, akarnya tambah panjang dan tanahpun tambah tebal.

Pohonpun tambah banyak sehingga seluruh gunung tertutup pohon dan untuk menambah nutrisi serta menangkap air hujan MAKA daun daun dan ranting ranting menumpuk di dasar hutan membentuK SERSAH (litter). Seluruh organisme senang hidup di sersah dan kotoran serta jasad hewan ini akan jadi pupuk khususnya N dan P.

Energi hujan yg turun ditahan kanopi pohon dan turun ke bawah dan masuk ke dalam sersah dan terus mengisi air tanah. Air tanah ini akan keluar sebagai MATA AIR di sekeliling gunung. Dan agar tidak longsor akar serabut pohon memegang tanah dan akar tunjangnya sebagai angker.

PEMBABATAN HUTAN LEGAL MAUPUN ILEGAL AKAN menyebabkan tanah yang menempel di lereng gunung menjadi KRITIS dan siap LONGSOR serta air hujan tidak bisa meresap ke dalam tanah tapi mengalir sebagai air permukaan yang akan berubah menjadi banjir. Sederhananya kalau kepala kita penuh rambut kemudian kita siram air maka sebagian air akan tersimpan di rambut, sebaliknya bila kepala gundul maka semua air akan mengalir.

Saat mengalir akan meng gerosi dan membawa tanah masuk ke danau, waduk, embung dan sungai sehingga akan terjadi pendangkalan dan akibat berkutnya kapasitas tampung akan berkurang. Danau akan menyusut airnya dan ketersediaan air akan berkurang. Kapasitas waduk akan berkurang dan akan berdampak pada ketesediaan air untuk irigasi dan air bersih serta mengurangi kapasitas energi PLTA. Embun akan dangkal dan akan tidak berfungsi lagi. Pendangkalan sungai akan berakibat banjir di sekitar sungai.

Selama tidak ada UPAYA menghutankan gunung MAKA erosi, longsor, banjir bandang dan banjir serta kekurangan air akan semakin sering terjadi dan semakin besar kekuatannya serta AKAN SEMAKIN LUAS

Cacatan Kang amin wododo (pakar kebencanaan ITS)

Bagikan kalo kamu suka

2 thoughts on “Selamat Hari Bumi 2017 Selamat Menikmati Bencana

  1. jika kita bukan bagan dari solusi maka kita adalah bagian dari masalah#Ayotanampon#selamatkan hutan, sungai dan keragaman hayati

  2. jika kita bukan bagian dari solusi maka kita adalah bagian dari masalah#Ayotanampon#selamatkan hutan, sungai dan keragaman hayati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *